Jalan Sulit, Listrik Terbatas! Camat Burau Terobos Buntu Lumu, Warga Curahkan Harapan

B120news.com– Keterbatasan infrastruktur tak menyurutkan langkah Camat Burau, Darlin Rauf, ST., untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Senin (2/11/2026)

Ia turun langsung ke Dusun Buntu Lumu, Desa Batu Putih, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, untuk bersilaturahmi sekaligus melihat lebih dekat kondisi kehidupan masyarakat setempat.

Kunjungan tersebut menjadi yang kedua kalinya dilakukan Darlin Rauf sejak dipercaya Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin Kecamatan Burau.

Bukan sekadar kunjungan seremonial, kehadiran orang nomor satu di Kecamatan Burau itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi, terutama keterbatasan infrastruktur dasar.

Diketahui, Dusun Buntu Lumu merupakan salah satu wilayah terpencil di Kecamatan Burau yang masih menghadapi keterbatasan akses jalan dan penerangan listrik.

Kondisi geografis serta akses yang cukup menantang menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam kunjungan tersebut, Darlin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Burau, Suraedah M. Tja, Darlin, A.Md., serta sejumlah staf Kecamatan Burau.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh masyarakat yang telah berkumpul di kediaman salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Di hadapan warga, Darlin menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan pemerintah tidak hanya menunggu laporan untuk mengetahui persoalan di lapangan.

“Kehadiran saya bersama istri dan beberapa teman-teman di Dusun Buntu Lumu ini untuk bersilaturahmi dengan warga, dengan semangat kebersamaan, menjalin keakraban dan lebih pada kedekatan sosial,” ujar Darlin.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

“Tanpa ada laporan dari warga, kepala desa, camat harus peka dengan kondisi masyarakat. Saya pribadi tanpa harus ada laporan, Insya Allah sesuai komitmen saya akan hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.

Menurut Darlin, keterbatasan akses dan medan yang cukup berat menuju Buntu Lumu bukan alasan bagi pemerintah untuk tidak hadir.

Pengalamannya bertugas di instansi perhubungan menjadi salah satu bekal dalam menghadapi kondisi geografis tersebut.

Ia juga memastikan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan diteruskan kepada pimpinan.

“Silaturahmi kita hari ini saya berharap bukan yang terakhir kali. Apa yang menjadi masukan kita semua hari ini juga menjadi PR bagi saya untuk saya laporkan ke pimpinan. Semoga harapan kita semua bisa tercapai,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Darlin turut mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan jalur komunikasi pemerintahan dalam menyampaikan keluhan maupun aspirasi.

Ia mempersilakan warga menyampaikan persoalan secara langsung kepada dirinya, kepala desa, maupun kepala dusun agar setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme pemerintahan.

Selain menyerap aspirasi, Camat Burau juga menyosialisasikan sejumlah program bantuan pemerintah, di antaranya bantuan kartu lansia, program bedah rumah, serta beasiswa bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Dusun Buntu Lumu, Hasanuddin, S.Pd., alumni Universitas Negeri Makassar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Camat Burau ke wilayah mereka.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terpencil merupakan momentum penting untuk memperlihatkan secara langsung kondisi dan kebutuhan warga yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

“Saya pribadi mewakili segenap rumpun keluarga sangat mengapresiasi serta berterima kasih atas kunjungan Bapak Camat di Dusun Buntu Lumu. Beliau bisa menyaksikan langsung kondisi masyarakat yang masih terisolir dari beberapa infrastruktur seperti jalan dan penerangan. Semoga kunjungan ini ada nilai positif bagi kami di Dusun Buntu Lumu,” ujar Hasanuddin.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi semata.

Masyarakat Buntu Lumu kini menaruh harapan agar persoalan akses jalan dan penerangan listrik yang mereka hadapi mendapat perhatian serta tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah.

(Mahendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *