B120news.com– Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diduga mangkrak dan menyisakan tanda tanya besar.
Hingga kini, proyek yang diharapkan menjadi akses vital penghubung dua wilayah tersebut belum menunjukkan progres berarti.
Kondisi ini memicu keresahan warga karena jembatan tersebut dinilai krusial untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Sekretaris DPP LANTIK (Lembaga Anti Korupsi) Yhoka Mayapada menyoroti proyek tersebut dan menduga adanya kejanggalan dalam proses pelaksanaannya.
Ia menilai, mangkraknya proyek berpotensi merugikan masyarakat sekaligus membuka dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran.
“Ini bukan proyek kecil, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jika mangkrak tanpa kejelasan, patut diduga ada masalah serius di dalamnya,” tegasnya.
LANTIK mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan audit serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik.
Transparansi dinilai penting guna menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab terhentinya proyek tersebut.
Bersambung..
Editor : Darwis
Follow Berita b120news.com di tiktok











