Demi Sensasi Kuliner, Influencer Filipina Tumbang Usai Santap Krustasea Beracun

Viral17 Dilihat

B120news.com– Seorang influencer kuliner asal Filipina, Emma Amit (51), meninggal dunia diduga akibat keracunan usai mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai “kepiting setan” atau devil crab.

Peristiwa tragis itu terjadi pada 4 Februari 2026 di kawasan hutan bakau dekat kediamannya di Puerto Princesa, Palawan. Saat itu, Emma diketahui membuat konten makanan laut bersama sejumlah rekannya.

Dalam video yang beredar, ia tampak memanen berbagai hasil laut sebelum mengolahnya menjadi hidangan seafood, termasuk siput laut yang dimasak santan serta aneka biota laut lain untuk sajian bouillabaisse.

Namun, sehari setelah menyantap hidangan tersebut, kondisi Emma dilaporkan memburuk drastis.

Warga menyebut ia mengalami kejang-kejang saat dilarikan ke klinik setempat. Kondisinya terus menurun hingga harus dirujuk ke rumah sakit.

Saat dalam keadaan tidak sadarkan diri, bibir Emma dilaporkan membiru. Meski tim medis telah berupaya memberikan penanganan intensif, ia dinyatakan meninggal dunia pada 6 Februari 2026, dua hari setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Kepala Desa Luzviminda, Laddy Gemang, mengaku terkejut atas insiden tersebut.

Ia menilai warga pesisir umumnya memahami risiko sejumlah biota laut beracun.

“Ini sungguh menyedihkan karena seharusnya mereka sudah tahu,” ujarnya.

“Mereka tinggal di pinggir laut, jadi saya tahu mereka paham bahwa kepiting setan ini berbahaya untuk dimakan. Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung,” tambahnya.

Petugas desa yang mendatangi rumah korban menemukan cangkang kepiting berwarna cerah di tempat sampah.

Temuan itu menguatkan dugaan bahwa kepiting setan menjadi sumber keracunan.

Kepiting setan diketahui hidup di wilayah terumbu karang Indo-Pasifik dan mengandung campuran neurotoksin mematikan, seperti saxitoxin dan tetrodotoxin—racun yang juga ditemukan pada ikan buntal.

Zat tersebut dapat melumpuhkan sistem saraf dalam waktu singkat dan berisiko fatal bila tertelan.

Menanggapi kejadian itu, Gemang mengimbau warga Puerto Princesa agar lebih waspada dan tidak mengonsumsi biota laut berbahaya tersebut.

“Kepada warga Puerto Princesa, saya mendesak kalian untuk lebih waspada. Jangan makan kepiting setan yang berbahaya ini karena mereka telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan berjudi dengan nyawa kalian,” tegasnya.

Pihak berwenang setempat juga memantau kondisi rekan-rekan korban untuk memastikan tidak ada gejala keracunan lanjutan.

Kepergian Emma meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabatnya. Beverly Villanueva, rekan dekat korban, mengaku sangat terpukul.

“Kamu sudah seperti kakak perempuan bagiku,” tulisnya.

“Aku akan selalu merindukanmu. Aku tahu kamu belum ingin pergi karena masih banyak rencana dalam hidup, tapi mengapa? Itu adalah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab, karena kamu sudah tiada.”

Editor : Darwis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *