Dana Publik Menguap, Situs Budaya Bola Soba Dibiarkan Terbengkalai

Sorot17 Dilihat

B120news.com– Mangkraknya pembangunan situs budaya Bola Soba kian membuka wajah buruk pengelolaan proyek kebudayaan di Kabupaten Bone.

Proyek senilai Rp 10,7 miliar yang dikerjakan oleh CV Megah Jaya itu hingga kini tak kunjung rampung, tanpa kejelasan waktu penyelesaian maupun pertanggungjawaban yang transparan.

Situasi ini dinilai sebagai bentuk kelalaian serius pemerintah daerah dalam menjaga warisan sejarah yang memiliki nilai identitas dan kebanggaan masyarakat Bone.

Alih-alih menjadi simbol pelestarian budaya, Bola Soba justru berubah menjadi monumen kegagalan pengelolaan anggaran publik.

Lebih memprihatinkan, mandeknya proyek bernilai miliaran rupiah tersebut seolah dibiarkan tanpa pengawalan hukum yang jelas.

Aparat Penegak Hukum (APH) dinilai absen, meski dana publik telah digelontorkan dalam jumlah besar dan hasilnya tak kunjung terlihat.

Ketua Menyusuri Jejak Budaya (MJB), Riswan Rusandy, menyebut kondisi ini sebagai bentuk pembiaran yang tak bisa lagi ditoleransi.

Menurutnya, pemerintah daerah gagal menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian budaya.

“Mangkraknya pembangunan Bola Soba adalah tamparan keras bagi komitmen pemerintah daerah. Anggaran Rp 10,7 miliar bukan angka kecil, tetapi hasilnya nol besar. Ini bukan sekadar proyek gagal, ini cermin ketidakseriusan menjaga marwah sejarah dan identitas budaya Bone,” tegas Riswan. Rabu (14/1/2026)

Ia juga menuding lemahnya peran APH dalam mengawal proyek tersebut sebagai preseden berbahaya.

Menurutnya, jika proyek sebesar ini dibiarkan tanpa kejelasan hukum, maka publik berhak curiga adanya masalah serius di baliknya.

“Ketika proyek bernilai miliaran rupiah mangkrak dan tak ada tindakan hukum, wajar jika publik menduga adanya pembiaran sistematis. APH seharusnya tidak menunggu laporan, tetapi proaktif memastikan tidak terjadi penyimpangan dan potensi kerugian negara,” ujarnya.

MJB mendesak pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, serta APH untuk segera membuka seluruh dokumen proyek kepada publik dan mengambil langkah tegas guna menyelamatkan pembangunan Bola Soba.

Jika terus dibiarkan, mangkraknya situs budaya tersebut dinilai bukan hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga mencederai kepercayaan publik serta merusak kehormatan sejarah Bone.

Bersambung..

Editor : Darwis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *