Ratusan Juta Diduga Raib Lewat Arisan Online, Korban Pilih Datangi Kantor Suami SW

B120news.com- Puluhan korban dugaan penipuan berkedok arisan online yang menyeret nama SW berencana mendatangi kantor Manggala Agni Kabupaten Gowa. Minggu (12/7/2026)

Langkah tersebut ditempuh setelah para korban mengaku kehilangan kesabaran akibat belum adanya penyelesaian atas dana yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.

Kantor tersebut menjadi tujuan para korban lantaran suami SW yang berstatus pegawai PPPK diketahui bekerja di instansi tersebut.

Para korban berharap pihak terkait dapat membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan yang telah berlangsung cukup lama.

Sebelumnya, para korban telah menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke sejumlah kepolisian, di antaranya Polsek Marbo, Polres Takalar, Polres Gowa, hingga salah satu Polsek di Kalimantan.

Namun, korban mengaku hingga kini belum mendapatkan kepastian penyelesaian yang mereka harapkan.

“Kami sudah melapor ke berbagai pihak, tetapi belum ada kejelasan. Uang kami ratusan juta sudah masuk, janji pengembalian juga berkali-kali disampaikan namun tidak terealisasi,” ujar salah satu korban asal Gowa yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut korban, kedatangan mereka ke kantor tempat suami SW bekerja bukan untuk membuat keributan, melainkan meminta adanya langkah mediasi agar pihak yang bersangkutan memenuhi kewajibannya.

Keluhan serupa disampaikan korban asal Takalar. Ia mengaku telah menunggu cukup lama dan bahkan sudah memiliki surat perjanjian bermeterai terkait pengembalian dana, namun hingga kini belum memberikan kepastian.

“Kami sudah lelah menunggu dan terus diberi janji. Surat perjanjian bermeterai pun belum menjadi solusi. Kami ingin ada penyelesaian nyata,” katanya.

Rencana kedatangan korban yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat itu disebut akan melibatkan korban dari sejumlah daerah, seperti Gowa, Takalar, dan Makassar.

Para korban menegaskan aksi tersebut bertujuan menuntut pertanggungjawaban dan penyelesaian pengembalian dana, bukan untuk menciptakan kericuhan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari SW maupun pihak terkait mengenai tudingan tersebut.

Editor : Darwis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *