B120news.com– Pemerintah Kabupaten Takalar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan melalui sektor industri pangan tradisional dan UMKM lokal.
Sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan dan dukungan Bupati Takalar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Takalar melalui Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri melakukan koordinasi dan konsultasi di UPTD Balai Mamin dan Kemasan Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah percepatan pengembangan pusat jajanan olahan makanan tradisional khas Takalar yang diberi nama “BALLAK LAMMANG”.
Program ini dirancang sebagai wadah promosi sekaligus pusat pengembangan produk kuliner khas daerah yang memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi tinggi.
Beberapa produk unggulan yang akan dikembangkan di antaranya Lammang Ase Punu’, Lammang Juku’ (Kaddo’ Bulo), serta berbagai olahan tradisional khas Takalar lainnya.
Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM lokal, meningkatkan daya saing produk tradisional, serta menjaga warisan kuliner daerah agar tetap dikenal lintas generasi.
Selain menjadi pusat promosi kuliner khas daerah, “BALLAK LAMMANG” juga diharapkan mampu menjadi destinasi ekonomi kreatif baru yang dapat menarik minat masyarakat maupun wisatawan untuk lebih mengenal identitas budaya kuliner Takalar.
Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan bahwa penguatan sektor industri kecil dan pangan lokal merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis potensi lokal guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.







